Friday, 9 October 2015

Hati aku yang terluka

Sebelum ku buka lembaran baru
Untuk menghapus setiap lembaran yang terisi
Aku ingin mengingat satu hal tentang dirimu
Dimana kamu pernah menjadi sebuah tulisan
Yang terukir dalam hati ini
Aku ingin mengingatmu dengan kesungguhan ku
Agar setelah ku buka lembaran baru
Aku akan lupa tentang dirimu…

Tahukah kamu…
Aku pernah menyempatkan kamu untuk menempati hatiku
Menjadikan hatiku tempat terakhirmu
Dan aku tak ingin mengisinya dengan yang lain
Kerana aku bersungguh menginginkan dirimu tinggal disitu
Untuk kau warnai, menjadikannya terang
Memberikan ribuan bunga
Di setiap pagi dan hari-hari yang indah
Menjadikan hatiku begitu berwarna dan nyaman disisimu
Aku tak ingin itu semua berlalu

Namun hati mu berkata lain
Kau begitu bosan akan semuanya
Kau inginkan rumah yang baru
Hingga kau tancapkan luka yang begitu mendalam

Sekarang, lembaran baru telah hampir ku buka
Jikalau kau ingin menempatinya lagi
Maaf aku tak bisa
Lembaran yang telah lalu
Akan ku bakar menjadi sebuah debu
Yang habis berterbangan bersama angin…

Semoga kau bisa dapatkan tempat terindah
Seperti yang kau inginkan
Tak seperti ku yang kau sia-siakan
Yang kau inginkan saat kau perlukan tempat persinggahan

Aku hanya ingin jadi sebuah rumah
Yang ditempati oleh seseorang
Yang mempunyai kesungguhan dan niat
Untuk menjadikan ku tempat tinggal terakhirnya…

Aku duduk terdiam di tengah kesunyian
Menatap langit yang enggan berbicara
Entah mengapa ia diam membisu seribu bahasa
Apakah ia juga tahu akan kesedihan ku?

Luka yang selama ini aku pendam
Sakit yang sangat mendalam
Sakit yang tak bisa terbendung lagi
Bagaikan pisau menggoreskan luka

Kau pergi bersama semua kenangan
Jauh.. Jauh dan semakin jauh..
Meninggalkan aku sendiri
Bersama luka di dalam hati..

Yang Benar,
Abu_Ahmed



0 comments:

Post a Comment

 
;